Jumat, 14 Januari 2011

~**MENCINTAI DALAM HENING**~

Maukah ku beritahukan padamu bagaimana mencintai dengan indah ?
Inginkah ku bisikkan bagaimana mencintai dengan syahdu..?
Maka dengarlah…!
Saat ku jatuh cinta..
Tak akan ku berucap.. Tak akan ku berkata..
Namun ku hanya akan diam..
Saat ku mencintai takkan pernah ku menyatakan
Tak akan ku menggoreskan..
Yang ku lakukan hanyalah diam..

Aku tahu, cinta adalah fitrah.. Sebuah anugrah tak terperih
Karena cinta adalah kehidupan
Aku tahu hidup tanpa cinta bagaikan hidup dalam gelap gulita
Namun.. Saat rasa itu menyapa, maka hadapilah.
Karena rasa itu ibarat belenggu pelangi, dengan begitu banyak warna
Cinta terkadang membuat bahagia, namun tak jarang membuat menderita
Cinta ada kalanya manis bagaikan gula
Namun juga mampu memberi pahit yang sangat getir.
Cinta adalah perangkap rasa
Sekali salah berlaku, maka akan terkungkung dalam waktu yang lama
dalam lingkaran derita.
Agar dapat keluar dari belenggu itu dan mampu melaluinya dgn anggun
Maka mencintailah dalam hening..
Dalam diam..

Tak perlu lari, tak perlu di hindari.
Jangan umbar rasamu jangan tumpahkan segala suka
cobalah merenung sejenak dan fikirkan dgn tenang
Kita tahu dengan sangat jelas
Dia, Allah telah mengatur segalanya dengan begitu rapinya?
Jadi, apa yang di risaukan?
Biarkan Allah yg mengaturnya,
Dan yakinlah di tangan-nya semua akan baik-baik saja..

cobalah renungkan...dia yang di cinta,
Belum tentu atau mungkin tak akan pernah menjadi milikmu..
Dia yang di puja- puja,
yang di ingat saat siang dan yang di tangisi ketika malam
Akankah dia yang telah allah takdirkan denganmu?
Kita tak tahu dan tak akan pernah tahu.. Hingga saatnya tiba..
Maka, tidakkah malu jika smua rasa telah di umbar...
Namun ternyata kelak bukan kau yg dia pilih
Karena cinta begitu agung untuk di umbar..
Begitu mulia untuk di tampakkan..
begitu sakral untuk di tumpahkan..
Dan sadarilah, fitrah kita wanita adalah pemalu
Dan indah karena sifat malu..
Lalu, masihkah tampak menawan jika rasa malu itu telah di nafikan?
Masihkah tampak bestari jika malu itu telah di singkap..

Jadikan malu sebagai selendang..
Maka tawan hati sendiri dalam sangkar keimanan..
Dalam jeruji kesetiaan..
Kesetiaan padanya yg telah Allah tuliskan
namamu dan namanya di lauhul mahfuzh..
Jauh sebelum bumi dan langit diciptakan..
Maka cintailah dlm hening.
Agar jika memang bukan dia yg ditakdirkan untukmu,

Maka cukuplah allah dan kau yg tahu segala rasamu..
Agar kesucianmu tetap terjaga.. agar keanggunan tetap terbias..
Pegang kendali hati.. Jangan lepaskan.
Acuhkan semua godaan yg menghampiri..
Cinta bukan untuk di hancurkan, bukan untuk di musnahkan..
Namun cinta hanya butuh di kendalikan, hanya cukup di arahkan..
Yg di butuhkan hanya waktu, sabar dan percaya..
Maka, peganglah kendali hati,
Lalu..arahkan pd nya..dan cintailah dalam diam..
Dalam hening..
Jauh lebih indah..
Jauh lebih suci…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar